Senin, 05 Februari 2018

OUTBOUND PT.BGA DI PANTAI AIR MATA PERMAI KETAPANG

PT.BGA AREA 8A. MEMACU DIRI MENINGKATKAN PRESTASI KERJA LUAR BIASA.

Ketapang,28 Januari 2018


Pagi Itu, di Pantai Air Mata Permai Ketapang,( Biasa dikenal dengan Pantai Air Mati) tetapi demi alasan Image yang lebih baik, Pak Nasri Pengelola Pantai mengganti namanya menjadi Pantai Air Mata Permai . telah berkumpul 140 Orang yang terdiri atas Karyawan dan Keluarga PT.Bumitama Gunajaya Agro (PT.BGA) Area 8A berkumpul guna merefresh diri setelah sepanjang tahun bergelut dengan pekerjaan untuk mencapai target.


Acara yang di Usung dengan judul Family Day Area 8A. ini memberikan kesempatan kepada karyawan sekaligus Keluarga untuk menikmati suasana Pantai dan beberapa fasilitas seperti  APV yang disediakan Pak Nasri dan keluarga di Pantai yang cukup rindang tersebut.

Kesempatan bagi karyawan untuk mendampingi keluarga diberikan setelah OUTBOUND yang dipandu Team Wahana Alam Hijau.

Semua Peserta Outbound kali ini laki-laki, sedangkan Ibu-ibunya lebih banyak yang jadi juru Potret, baik menggunakan kamera DSLR atau dengan HP Camera.

Seperti biasa, Warming Up, dan Yel-yel Team menjadi suguhan perdana yang memecah suasana di pagi menjelang siang hari minggu 

itu.

Outbound kali ini, memang lebih minimalis dibandingkan dengan kegiatan sejenis pada grup lain,

keputusan itu di ambil agar Peserta Outbound masih memiliki Tenaga untuk mendampingi Keluarga menikmati Hari Keluarga di Pantai Air Mata Permai. 
Dari Awal langsung Gas Pool, nggak perlu terlalu banyak pemanasan semua peserta, langsung masuk ke Trek Game yang memang telah disiapkan semenjak pukul 06.00 oleh Team Wahana Alam Hijau.

Beruntung kami, Team Wahana Alam Hijau Yang turun di pagi itu selain Team dari Pontianak  juga dibantu Imam dan Amy dari team yang memang berdomisili di Kota ketapang.
Teriakan , Protes, dan rasa dongkol Komando, kadang di selingi tertawa terpingkal-pingkal  saling  bersahutan di masing - masing team, ketika mereka sulit menyelesaikan game.

semakin siang, keringat makin bercucuran, T shirt putih peserta sudah mulai berubah warna, tapi wajah mereka semakin bersemangat "kami tak mau menyerah" teriakan yang selalu berkumandang
Ini istimewanya Team BGA Area 8. mereka pantang menyerah, sesulit apapun tantangan yang diberikan tak ada kata menyerah, tapi sayang waktu yang terbatas beberapa games tak bisa diselesaikan.

Kompak, Heboh ,Inspiratif,dan sabar jadi kriteria penilaian hari itu.
dan tentu Team Best of the Best.

Tak mengenal jabatan, setiap peserta mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan team, walaupun tadinya merupakan pejabat tetapi di dalam
team hanya anggota, karena Ketua team dipilih dengan kriteria nyeleneh yang di tentukan fasilitator, sehingga bisa saja terjadi ketua team hanya seorang staff.

tapi itulah hebatnya team kali ini, mereka dengan Happy menikmati setiap aturan yang berikan.

Moment yang berkesan, ketika Team BGA membawa 1 Truk Kelapa Muda yang dibagikan kepada seluruh peserta dan Fasilitator.sebegai pelepas haus ...

hhhmmm...maknyussss..

Matahari, semakin condong kebarat, air di permukaan pantaipun sudah semakin surut, Sesi terakhir Evaluasi dan foto- foto menjadi menu terakhir.

Wajah-wajah puas dan Happy  terpancar dari seluruh peserta.

"Kami puas, dan sangat Rekomendasi untuk bikin event dengan Wahana Alam Hijau"
itulah salah satu rekomendasi yang disampaikan salah satu pimpinan PT.BGA Area 8A.

"Good luck and success " Brother



















Minggu, 21 Januari 2018

OUTBOUND TEAM BUILDING PANTAI PULAU DATUK KAYONG UTARA

OUTBOUND TEAM BUILDING PANTAI PULAU DATUK KAYONG UTARA
BERSAMA PEGAWAI PELABUHAN KELAUTAN DAN PERIKANAN TELUK BATANG

Sukadana 17 Desember 2017 

3 Kegiatan , diselengarakan dalam satu Paket,

Begitulah Wahana Alam Hijau, Service menjadi keutamaan dalam menjalin kemitraan, tak perlu banyak hitungan selama kami merasa bermanfaat, dan Costumer memiliki kepuasan, Wahana Alam Hijau akan memberikan pelayanan dengan sungguh-sungguh.

Kegiatan di Pantai Pulau Datuk Sukadana, sesi yang khusus ini di ikuti pegawai  dengan rentang usia 25 tahun hingga 50 tahun.

Awalnya beberapa pegawai kurang antusias mengikuti kegiatan, tetapi setelah di bagi dalam kelompok dan gerbagai games di mainkan, rasa kantuk, lelah  dan malas hilang. Yel-yel sprit team bergema terus sepanjang kegiatan.

berbagai tantangan yang diberikan mampu diselelasikan dengan baik, walaupun beberapa team tercecer tak mampu menjadi yang terdepan tetapi penilaian untuk sebuah team bukan hanya bagaimana menyelesaikan sebuah tugas dengan cepat, tetapi yang tak kalah pentingnya adalah Proses, bagaimana setiap peserta mampu memanajemen diri untuk mau mendengar, dan menyampaikan pendapat dengan baik.

Outbound yang diselenggarakan di pinggir pantai itu, memang cukup melelahkan , apalagi ketika game di geser kebibir pantai , terik matahari terasa menyengat di kulit, tapi bagi peserta mereka tak lagi peduli yang penting bagaimana seluruh tantangan mampu di selesaikan.

dari semula jadwal kami sepakati, akan berakhir pukul 16.00 Wib. akhirnya kami percepat 60 menit lebih awal ,mengingat perjalanan yang mesti ditempuh peserta dengan keluarga  untuk kembali ke Teluk Batang.

Dari Kesan-kesan Peserta, mereka Happy, antusias dan menyadari untuk menyelesaikan sebuat tugas yang diperlukan adalah Managemant diri dan Management team, bagaimana menyatukan pendapat dengan mengesampingkan ego masing-masing .

Hormati prosesnya maka akan di dapat hasil yang benar.

"Salam Sukses untuk Team Pelabuhan Perikanan dan Kelautan Teluk Batang"

#kisahinspirasi&motivasi#motivasidirimemeliharahati#wahanaalamhijau#eldiharpenjoni#














 

FAMILY GATHERING PANTAI PULAU DATUK KAYONG UTARA

FAMILY GATHERING PANTAI PULAU DATUK KAYONG UTARA
BERSAMA PEGAWAI PELABUHAN KELAUTAN DAN PERIKANAN TELUK BATANG

Sukadana 17 Desember 2017

Bukan hanya Pegawai tetapi juga keluarga di libatkan dalam Program tahunan yang di selenggarakan oleh Pelabuhan Kelautan dan perikanan Teluk Batang. dalam rangka meningkatkan kapasitas building kinerja karyawan.

Kegiatan Family Gathering diselenggarakan di Pantai Pulau Datok Kota Sukadana Kayong Utara.  Tema yang diusung, melibatkan keluarga sebagai penyemangat dan Motivasi kerja.

kegiatan yang di pandu Fasilitator senior Wahana Alam Hijau, mengajak peserta berinteraksi dan berdiskusi,  di Internal keluarga, menemukan jawaban dari pertanyaan yang tidak hanya pengetahuan tentang kelautan tetapi juga pengetahuan umum, bahkan pengalaman setiap anggota keluarga, sehingga masing-masing anggota keluarga mendapat porsi dalam kapasitas masing -masing membantu keluarga menjadi pemenang.


Seluruh Keluarga Antusias mengikuti kegiatan, tentu saja kadang-kadang saling olok-olok kalau keluarga lain tidak mampu menjawab pertanyaan, atau penampilan satu keluarga tidak Kompak.

Minggu itu di Pantai Pulau Datok, semua Pegawai dan anggota keluarganya senyum sumringah menikmati kebersamaan, dan canda tawa serta pengetahuan baru bagaimana sebuah keluarga menyelesaikan masalah dengan Happy.

"Salam Sukses"

#kisahInspirasidanmotivasi#wahanaalamhijau#eldiharpenjoni#


OUTBOUND PANTAI PULAU DATUK KAYONG UTARA

OUTBOUND PANTAI PULAU DATUK KAYONG UTARA
BERSAMA PEGAWAI PELABUHAN KELAUTAN DAN PERIKANAN TELUK BATANG

Cerita memasuki masa pensiun
 Sukadana, 17 Desember 2017

Disukadana, Kabupaten Kayong Utara, malam itu kami di Undang menghadiri perpisahan dengan Bapak . M.Hapli Karyawan Pelabuhan kelautan dan perikanan yang telah mengabdi lebih dari dua puluh tahun.


hampir seluruh karyawan, dan keluarga hadir, melepas Bapak M.Hapli bersama Istri, sesuai Tradisi..Perpisahan.
setelah berbagai sambutan, Dari Pak M.Hapli, begitu juga dengan Kepala Pelabuhan Kelautan dan perikanan Teluk Batang, Bapak Makkasau A.Pi,Msi

Tibalah giliran saya, hehehe...biasanya di acara beginian yang di undang Ustad..biar ngasih tausiah yang menyejukkan..agar yang pensiun merasa di besarkan

hatinya.
Sayang saya bukan Ustad !!!.
"Saya sudah 20 Kali Pensiun !",
Ahaa...semua mata langsung menoleh..

Ngapain takut, pensiun..!!!
bukankah Pensiun adalah ..batas penghabisan dari perjalanan panjang pengabdian..tidak masuk kantor lagi, Tidak berbaju dinas lagi, tidak dibutuhkan Orang lagi..dan mungkin orang tak lagi menyapa, karena kita tak lagi penting.
"Post Sindrom Power"

Saya sudah 20 kali pensiun..di buka dari curiculum Vitae..banyak surat keterangan..berhenti di perusahaan A, Habis Kontrak di perusahaan B, Mengundurkan diri dari Perusahaan F. dan banyak lagi....apapun ujungnya..yang pasti saya sudah pensiun .dan itu sudah berkali-kali.hehehehe.
Trus...apa emang mesti dipikirin dengan sedih atau atau dengan tatapan mata menerawang kosong kedepan gitu...?

tentu tidaak..!
Pesiun yang dihadapi Pak.M.Hapli hanyalah pensiun secara Administratif.. negara tidak lagi mau mempekerjakannya di Pelabuhan itu...karena batas usia.
Pensiun sebatas Kertas...mestinya itulah yang ada di Mind set kita.
jangan ubah menjadi pensiun kreatifitas, pensiun inovasi, pensiun dari semangat Fighting, kalau ini yang terjadi..kita bukan hanya sekedar pensiun..tetapi telah membunuh semua kebaikan yang ada dalam diri.

Jadikan Moment Pensiun, untuk melahirkan Harapan Baru, tantangan baru yang membangkitkan gairah..bukan faktor usia yang mempengaruhi..tetapi semangat dan keyakinan serta rasa bahagia menemukan identitas barulah yang membuat seseorang tak pernah benar-benar pensiun walaupun telah dipensiunkan berkali-kali.
Ntar kita lanjutkan lagi ceritanya..ya..

"Salam Sukses"
#KisahInspirasidanMotivasi##memperbaikihatimemotivasidiri##wahanaalamhijau#


























Rabu, 04 Oktober 2017

YESS OR NO, ENTERPRENEUR OR EMPLOYEE


Setiap kali Ditanya, mana yang benar,! pilihan menjadi Pengawai atau Pengusaha ?.

yang jawab memilih jadi pegawai merupakan pilihan yang benar pasti banyaaak..sekali.
yang jawab memilih jadi pengusaha adalah pilihan yang benar, juga cukup banyak.

Satu Hari seorang Pegawai sebuah perusahaan, cerita sama saya,anaknya gagah energik dan percaya diri. “Pak sebetulnya yang mendorong saya bekerja di Perusahaan ini,Ibu saya, padahal kalau ditanya jawaban jujur, saya nggak minat Bekerja seperti ini”

“Lho Kok, gitu ??”

“Ya !, Setiap kali Ibu saya di Tanya sama keluarga, tetangga atau teman-temannya, Anton Udah kerja belum ?, Ibu saya jawab, Belum”

“ Ibu terus mendesak agar saya mencari pekerjaan kantoran, yang jam kerjanya jelas dan punya penghasilan pasti”

“Emang, Anton sebelum kerja di Perusahaan ini Nganggur ?.”

“ Iya, Pak Saya menganggur, Tapi tak menganggur benar sih, saya masih punya usaha sablon, dan beberapa Produk cetakan, Untuk Jajan dan keperluan sehari-hari sih bisalah nutup.”

Kembali lagi kepertanyaan di atas Menjadi pegawai atau Pengusaha ???

Dalam memilih karir tak ada yang namanya salah atau benar.
Setiap Orang berhak memilih, karir apa yang akan di jalaninya, terlepas dari apakah pilihan itu karena pengaruh orang lain, yang jelas, saat seseorang membuat pilihan…!

Itu adalah Pilihannya sendiri !, bukan salah atau benar…tapi karena memang hidup mesti memilih.

Kembali lagi kepertanyaan di atas Menjadi pegawai atau Pengusaha ???
Setiap Pilihan pasti ada Resikonya.

Enak ya jadi Pegawai, Penghasilan, Uang jaminan kesehatan, Tunjangan, Cuti, THR, dapat, karirpun ada..

Berlainan dengan yang memilih jalur pengusaha.
Ketika awal merintis..”Kasian ya kerja kok nggak ada waktunya, kerjaa terus, hasilnya nggak seberapa !.

Wow..kalimat ini seringkali terlontar dari koment para pengamat di sekitar “hehe..kalau boleh di katakan saudara atau tetangga yang melihat proses merintis sebuah usaha, sebagai pengamat"

Jadi Pagawai..jelas masa depannya..
Jadi pengusaha ..kerjanya hanya mengejar mimpi !!.

Tapi pernahkah kita melihat, Hotel- hotel mewah, Kantor-kantor mewah, Pesawat, Mobil, Kapal mewah dimiliki oleh siapa ?.

Sahabat saya Hendrik, dulu dianggap Orang yang nggak bener, karena kerjanya hanya mengejar mimpi. . bayangkan tiap hari ketika ditanya ngapain kerjaan ngumpulin besi bekas !, dia bilang, “saya ingin dari besi bekas ini, dapat menjadikan saya orang Kaya, yang bisa memberikan nafkah bukan hanya untuk saya dan keluarga tapi juga orang lain, “

Mimpi luuu… !!, kalimat itulah yang terus kami dengungkan setiap kali mendengar impian Hendrik.

Sebaliknya sahabat saya yang lain, Zainal memilih jadi Pegawai negeri,

Hebat si Zainal, kalau mau cari suami cari yang kayak zainal, Kerjanya jelas, penghasilan jelas, berseragam pula, Pokoknya hidupmu akan terjamin, begitu saran Ibu teman saya pada anaknya, Nita.

Tapi 20 tahun kemudian ketika kami bereuni.
Zainal terlihat bangga, menjadi pegawai negeri dengan golongan IV. Sebuah mobil, dan rumah di perumahan yang cukup indah dengan keluarga kecilya, kini hanya menunggu saat-saat pensiun yang akan segera di jalaninya dalam beberapa tahun lagi.

Dimanakah Hendrik ???.

Hendrik sudah lama Pensiun. Di Usia 40 semua Perusahaannya di bisnis Properti, Pengumpul dan Pengolah barang bekas dan Expor Impor, toko,dll, diserah kan pada Profesional, kerjanya kini selain Ibadah , berkumpul bersama keluarga, pelesiran ke mana saja yang disukai di seluruh dunia dan menikmati Hobinya touring dengan sepeda Motor besar.

Pilihan siapakah yang benar ?

Saya jadi teringat kisah tentang para kurcaci didalam labirin.
Sekelompok kurcaci sedang berusaha mecari jalan agar bisa keluar dari labirin, setelah sekian kali tersesat dalam keadaan lapar, mereka menemukan tumpukan makanan dan persedian air yang cukup banyak, hampir semua kurcaci memutuskan mengakhiri perjalanan di tempat itu, toh semua persediaan makanan dan minuman cukup untuk memenuhi kebutuhan mereka, kecuali satu kurcaci, yang memilih untuk melanjutkan perjalanan mencari jalan keluar.

Kurcaci yang lain berseru, Bodoh, Mimpi, ngapain bersusah payah lagi padahal kita sudah menemukan apa yang kita butuhkan.

Singkat cerita bertahun-tahun kemudian, makanan yang tersedia sudah semakin menipis, para kurcaci mulai gelisah, sedangkan jumlah mereka semakin bertambah, untuk melanjutkan jalan mencari jalan keluar rasanya sudah tak kuat lagi, karena fisik dan semangat mereka tidak lagi kuat untuk menempuh perjalanan yang tak tau dimana ujungnya.

Kurcaci yang memilih untuk melanjutkan perjalanan, menempuh perjuangan yang sangat sulit, lebih banyak menemukan jalan buntu, kelaparan, Kegamangan dan godaan untuk menyerah!.
Untunglah fisiknya masih kuat, tekadnya juga kuat , sehingga tak menyerah karena kelelahan dan kekecewaan.

“Hasil takkan mengkhianati Usaha”

Setelah melalui semua halangan dan rintangan, akhirnya dia menemukan jalan keluar yang menjadi impian para kurcaci.

Soo !!!
Yes Or No
Menjadi Enterpreneur atau Employee.
Pilihan ada di tangan Kita.
“Salam Sukses”

Rabu, 13 September 2017

LUPA VS SOP



LUPA VS SOP
by.Eldi Harpenjoni

Satu hari, di sesi briefing ! kami bersepakat,  bahwa “ kata – kata Lupa  merupakan  gejala Penyakit Jiwa”
Iiihhhh….sereeemmm.

Kata-kata Lupa ini telah seringkali menimbulkan kehebohan dan kerugian di Kantor.
Pernah satu hari “ Saya menagih janji seorang staff untuk membuatkan penawaran, sampai waktu yang di janjikan ..ternyata Penawaran itu tak pernah sampai di Meja, ketika di tanyakan Jawabannya

“Lupa”

Di hari lain,  Se isi kantor di buat pusing mencari satu Produk, menurut dokumen Produk itu telah disimpan di bagian logistik, tetapi ketika dicari tak ketemu padahal Produk itu mesti dikirim pada costumer sesuai dengan janji hari itu, sore harinya ketika membongkar barang lain, ditemukanlah produk itu terselip diantara tumpukan Produk lain, dan Ketika ditanya kan pada Staff yang menyimpan jawabannya

“Lupa”

Iih…Sebeeeellll

Lain lagi di rumah,  seringkali anak sulung saya, ribut ..kadang-kadang sampai keluar air mata, Kunci Motornya tak ketemu.. Padahal jam masuk sekolah sudah dekat. Setelah bongkar sana bongkar sini, ternyata Kunci motor terselip di bawah tumpukan buku. Ketika ditanya kok nggak di simpan di gantungan kunci..  jawabnya

“Lupa !!”

Kata – kata lupa merupakan , ucapan yang ampuh untuk menghindar dari rasa bersalah
Kebiasaan Lupa, bahkan pengucapan kata-kata Lupa, merupakan sebuah pengingkaran dari nilai kewarasan.

Padahal Semua kita tau bahwa Lupa akan sesuatu dapat menimbulkan kerugian , berupa, waktu, Materi, Emosi, hubungan baik, pertanggung jawaban,Integritas, service dan banyak lainnya. Dan semua kerugian itu sulit untuk di tebus kembali.


Semenjak kesepakatan kami, Mengikrarkan bahwa “Lupa” Merupakan gejala penyakit Jiwa” hampir semua orang di kantor berusaha keras untuk tidak melakukan bahkan mengucapkan kata-kata Lupa, “ “siapa lagi yang mau di katakan memilki gejala penyakit Jiwa !” tentu kagaaaakkk.

Formula untuk melawan Lupa caranya sederhana yaitu dengan Membuat dan mengikuti SOP “ Standar Operasional Prosedur .

Contoh sederhana, ketika SOP menyimpan Kunci motor di buat, maka anak sulung saya tak pernah lagi mesti gelisah dan keluar air mata karena kunci tak ketemu.

SOP Sederhana “
Begitu motor sampai, ambil kuncinya dan gantungkan di gantungan kunci di tempat yang mudah terlihat.

Contoh lain SOP sederhana :

Memelihara kendaraan.

-          Catat Service Terakhir dan Jadwal Service
-          Catat Jenis Penggunaan Spare part dan Oli yang di gunakan
-          Periksa air Accu, air radiator , air Wipper dan Oli kendaraan sebelum di gunakan
-          Sebelum Menghidupkan mesin Pastikan Persneling dalam posisi Normal
-          Dll.

SOP memudahkan kita untuk mengingat,dan mengetahui sesuatu yang mungkin akan menimbulkan masalah.

SOP Membuat kita menjadi teratur
SOP Membuat Kita menjadi disiplin
SOP Membuat kita menjadi yakin pada sesuatu yang telah kita lakukan.
  
Jadi mengapa tidak, mulailah membuat dan mentaati SOP, bukan hanya dikantor , bahkan dalam kehidupan sehari-hari.

Perkecil kemungkinan kerugian, dan kesalahan dengan SOP.

Be Profesional

“Salam Sukses”