Rabu, 01 Maret 2017

"PANIK !!!"

Eldi Harpenjoni

Apa yang mesti kita lakukan, Ketika tiba-tiba selang gas kompor bocor...."Panik !!!!, level 10 pasti"...atau apa yang mesti kita lakukan ketika ATM lupa mencabutnya dan akhirnya tertinggal di mesin ATAM...Panik...."Level 10..Mungkin..apalagi jika semua tabungan tersimpan dalam rekening di ATM itu...Kiamaaat. kayaknya levelnya jadi lebih naik lagi...wow....

2 Minggu yang lalu tiba-tiba di WA saya, staf di radio ..menulis Pak, Kita dapat surat teguran dari kementrian..hanya di beri waktu 7 hari Kalender untuk membuat laporan pemutakhiran data...!!!, padahal waktu itu saya masih di luar kota selama 2 hari..artinya..jika saya mengerjakan 2 hari kemudian semenjak surat itu datang, time limitnya hanya tersisa 5 hari...Wowww apakah saya Panik...yaa...tapi levelnya barangkali hanya..4...Hehe...

karena waktu itu saya fikir dokumen kami lengkap. tetapi 2 hari kemudian ketika kami mulai mengumpulkan dokumen, terdapat satu dokumen yang sangat penting...tidak diketahui keberadaanya....Panik...neik ke level 5...semua orang dilibatkan untuk mencari...dokumen ini, bahkan saya sendiri..menelusuri jejak doumen ini, dengan ,mendatangi kantor atau rumah mereka yang terkait dengan riwayat dokumen itu ,hasilnya...nihil..limit tinggal 1 hari...apakah saya semakin panik...???

ini anehnya...paniknya malah turun ke level 2....hehehe...
Mengapa...???

Karena selama 4 harii itu saya sudah mengerjakan semua dokumen dan laporan lainyang di butuhkan, tidak menghabiskan waktu hanya mencari dokumen yang hilang, dengan mengabaikan mengerjakan dokumen lain.

Prinsipnya kerjakanlah apa yang bisa dikerjakan, jangan membuang semua waktu mencari sesuatu yang kita tidak yakini keberadaannya.
dan luar biasa di hari terakhir, sore pukul 17.00 salah satu Staff..dengan senyum yang super bahagia..melambaikan satu map yang berisi...dokumen yang hilang...
Waktu tidak sia-sia...dokumen yang hilang sudah ketemu, sementara laporan dan dokumen lain sudah selesai dikerjakan..

Amann....tenang...Happy ending !!! hehehe..

Pada Hari yang sama saat staaf radio menulis di WA, dari Kantor saya yang lain, saya di telepon "seorang rekanan komplain"...dan marah besar, !!!
karena merasa komunikasi kami, menyinggung perasaannya, terbayang kerja sama bisa berakhir padahal investasi yang tidak sedikit sudah di realisasikan, dan nilai oportunity kerja sama yang besar terancam batal.

semua orang kantor panik dan tentu sekaligus emosi...apakah saya juga panik...Ya...saya juga panik...tapi levelnya hanya sampai terkejut dan sedikit shock....hehe..artinya belum sampai level 1...
Hari berikutnya kami meeting..suasana kantor berubah,..tidak ada lagi suasana Happy yang selalu kami jaga selama ini...

terlihat sekali Panik dan emosi level tinggi masih tergambar di level staff hingga Direksi... wow...apakah kiamat sudah dekat..hehehe...
Kami hanya bicara dari hati - kehati..menguatkan kepercayaan dan meyakini, bahwa tidak ada yang salah.

Yang mesti di lakukan hanyalah mengkomunikasikan dan menjalakan Prosedur yang jelas dan pasti dengan rekanan..tak ada yang mesti di korbankan kecuali..ego..dan keangkuhan untuk mengakui...
Hasilnya...kerja sama..masih tetap..dan nilai yang di harapkan masih tetap ada...

Satu Hari ketika mertua saya dua-duanya masih hidup, kami makan malam bersama di rumah..lagi asyik-asyiknya makan tiba - tiba...lampu neon kami persis tergantung diatas meja makan meletup, api dengan cepat membakar kabel dan mulai menjalar membakar Plafon...apakah Kami Panik, Ya...Panik level 7...atau barang kali 10...tapi bukan..saya..hehehehe.

saya hanya meminta matikan arus listrik dari saklar utama, lalu meloncat ke atas meja...tentu terlebih dulu menyisihkan rendang jengkol..yang baru di cowel hehehehe...dengan kain basah saya tutup jalan api yang menjalar di Kabel dan Plafon...Alhamduliillah api padam..dan hanya menyisakan sedikit warna hitam pada permukaan cat plafon.

Alhamdulillah..sehabis api padam dengan lampu cadangan...makan malam tetap dilanjutkan sebab..rendang jengkol sudah menanti dari tadi...hehehehe

Udah kepanjangan nulisnya...ntar kita sambung dengan judul mengusai rasa panik..yaaa...
"Salam Sukses"